Kisah Aneh


KISAH ANEH

Ditulis oleh : maszaenal

Perhatian !!!

JANGAN BACA TULISAN INI KALAU ANDA TAKUT PADA YANG ANEH

Orang aneh ! Mungkin juga sinting ! Ada beberapa murid yang bergumam demikian. Tapi, saya sendiri juga kadang merasakan apa yang saya jalani dalam hidup saya ini terdapat keanehan. Saya masih ingat kejadian tahun 1980-an. Saya masih duduk di bangku SPG ( Sekolah Pendidikan Guru ), tepatnya di SPG Negeri Tegal. Saat itu saya ikut-ikutan menggandrungi Radio. Saat itu radio masih menjadi media hiburan satu-satunya yang paling digemari di negeri ini, tak terkecuali negeri Tegal. ( gila juga kota kecil saja disebut negeri. Ngga apa-apa kan, biar keren )

Orang tuanya, orang mudanya, orang remajanya, orang anak-anaknya, orang bayinya, semua gemar mendengarkan radio. Ada beberapa radio yang terkenal waktu itu ada radio Anita, Raka, Citra Angkasa, Sananta. Itulah radio yang menggemai udara dan rumah-rumah di Tegal( yang dimaksud Kab. Tegal dan Kota Tegal ).

Radio Anita yang paling saya Suka. Apa alasannya ? Ya alasannya hanya suka saja. ( Maaf Radio lain jangan marah dan kecewa atau kecil hati. Anda kan punya fans sendiri yang barangkali melebihi saya). Namun kalau sekarang ini saya menceritakan isi hati saya, ini realita yang ada saat itu di dalam hati saya. Saya ulang mengapa saya paling gandrung suka radio Anita, saat itu? Ya, jawabnya suka. Apa ada alasan lain selain suka saja? Pasti ada. Apa itu? Ya, ini suka acaranya sesuai kesukaan saya yaitu ada pembacaan puisi, salam dan lagu. Apa lagi? Suka acaranya gratis tanpa beli kartu cukup tulis pakai kertas masukan kotak surat di depan. Suka tempatnya dekat sekolah saya yaitu di jalan Setiabudi ( saat itu ). Suka teman-teman saya pada jadi monitor alias pendengar radio Anita. Suka menu acaranya sesuai selera muda pelajar yang kantongnya tipis seperti teman-teman saya. Suka tulisan saya sering diudarakan mesti tidak dapat imbalan tapi membuat nama saya jadi lebih dikenal di sekolah dan sesama monitor. Terus suka yang lain apa lagi? Suka saya mendengarkan acaranya. Terus? Sudahlah jangan terus, terus nanti dikira kehabisan kata-kata padahal ya, iya. Makanya saya tulis di bagian awal radio Anita saya urutkan pada bagian awal pada urutan di atas.

Keanehan pertama ketika saya membuat kartu anggota monitor radio Anita. Apa itu? Yaitu ketika kartu itu saya terima ternyata data diri saya ada yang aneh. Pertama nama saya yang aneh memang sengaja. Saya pakai nama produk jamu anti masuk angin. Yaitu Zaenal Antingin. ( sekarang Antangin ). Maklum saya pakai itu biar gak sering kentut. Nyatanya setelah saya tambah nama saya dengan kata itu saya jadi jarang masuk angin dan jarang kentut. ( ngGak, gak demikian, itu sudah terlanjur ditulis ). Di mana lagi yang aneh? Data lain gak ada yang aneh. Eh… ada, pada pekerjaan mestinya tertulis sebagai pelajar tapi karena tadi sudah dikatakan aneh ya, saya protes pada seorang penyiar yang membuatkan kartu monitor saya ( Yon Arif Irawan, nama penyiarnya ). “ Mas,” kata saya mengajukan protes, “ Ada data yang salah dan aneh. Mas Yon, kan tahu saya siswa SPG N Tegal, baru tujuh bulan, duduk di ke kelas satu. Masa? Pekerjaan saya Mahasiswa ? Itu tidak lucu … tapi aneh. Mohon, sekarang juga saya minta data itu diganti ! Saya tidak pantas menyandang predikat mahasiswa, nanti dikira pembohong, saya.” Apa tanggapan Mas Yon? Beliau dingin saja sikapnya,tidak mengubah data diri saya, tetapi malah makin aneh jawab beliau. “ Biarkan, saja. Mengapa mesti diganti? Toh, nantinya Anda akan jadi Mahasiawa?! “

Mendengar jawaban itu saya seperti mendengar petasan persis di telinga. Letusannya yang keras, membuat telinga saya berdenging.

ANEH, kata saya dalam hati. Tidak ada artinya saya protes. Kesungguhan protes saya tidak digubris sama sekali. Akhirnya saya keluar ruang tamu studio radio Anita sambil saya katakan dalam hati , Orang aneh. Mana mungkin saya bisa jadi Mahasiswa. Saya anggap kata-kata itu hanya lambang kekecewaan bagi saya. Adalah hal yang mustahil buat saya. Mengapa? Ya, pasti ada yang jadi mengapa. Apa itu? Ya, itu. Itu apa? Maaf ini menyangkut martabat. Tapi tak apalah saya tulis juga. Selama saya menempuh pendidikan di SPG N Tegal saja, saya tak pernah bawa uang saku. Padahal antara rumah saya dengan SPG hampir 10 km. Waktu itu saya ikut Kakak saya yang pekerjaanya mencari ikan di sungai. Untuk makan saja pas-pasan bahkan kadang ngutang-kutang pada tetangga.

Datang keanehan lagi ketika kenaikan kelas. Teman-teman saya sebagian bersukaria, sebagian lagi kecewa karena ketika penjurusan tidak masuk jurusan favorit. Yaitu jurusan matematika. Anehnya saya tidak merasakan apa-apa padahal saya masuk jurusan yang tidak favorit. Benar saya tidak ada rasa sedih atau kecewa. Apa karena orang ANEH? Apa karena saya orang bego? Sehingga saya tidak merasakan apa-apa? ANEH, Persetan dengan jurusan, buat saya tidak ada yang favorit. Buat saya jurusan tak penting. Yang penting saya dapat sekolah sampai selesai terus jadi guru SD,terus diangkat PNS, terus hidup mandiri, terus punya duit, terus……………….. terus kawin. Loh…gawat. Tapi mau apa lagi? Di desa saya, anak orang kaya saja tidak ada yang pada kuliah, saat itu. Apalagi saya yang nggak gableg apa-apa. Mustahil dan dianggap aneh kalau saya bisa menjadi Mahasiswa.

Maaf kalau dalam tulisan ini saya banyak menulis dan mengulang kata ANEH. Namanya saja kisah Aneh jadi ya, banyak kata aneh. ( Hus… jangan kurang ajar kamu Maszaenal pada pembaca.) Lah… kan di bagian awal sudah ditulis jangan baca tulisan ini kalau takut dengan yang ANEH. Sekali-kali ada posting begini sekalian asah otak kanan.

Di jurusan yang tidak favorit ini saya semakin merasakan keAnehan. Justru di kelas jurusan yang tidak difavoritkan saya makin favorit. Ranking kelas saya pada semester pertama dan kedua ada pada kisaran tiga belas besar. Anehnya lagi saya kok jadi sering menulis puisi. Pernah saya tulis puisi romantis tentang cinta. Puisi itu dicuri alias dijiplak teman saya dan dikirimkan kepada teman cewek di kelas lain, eh malah cewek itu membalas dengan cinta dan akhirnya jadi suami istri sampai sekarang. Aneh tuh.

Yang paling aneh lagi di kelas tiga, saya naksir cewek yang badannya lebih tinggi dari saya. Saya kirim puisi tersebut padanya. Apa hasilnya? Aneh dia tidak membalas cinta tapi balas tanda tanya. Ternyata aneh puisi itu tidak ampuh buat saya, penulisnya sendiri.

Kelas tiga ada kabar kurang aneh dari wali kelas. Siswa yang masuk ranking I, II diusulkan beasiswa ikatan dinas dan ranking III diusulkan beasiswa Supersemar. Saya masuk yang beasiswa ikatan dinas dan siap di tempatkan di seluruh dunia Indonesia jika kelak Lulus. Enam bulan beasiswa itu cair. Anehnya saya makin bingung dapat uang beasiswa. Untuk apa uang ini? Teman-teman saya yang dapat beasiswa bersenang-senang, saya malah bingung, aneh. Saya nggak tahu untuk apa uang sebanyak ini. Maklum saya orang desa, saat itu uang sejumlah itu besar nilainya kalau dibanding dengan uang sekarang. Bayangkan, saat itu harga satu mangkuk bakso Rp 75,00. Kalau saya dapat beasiswa Rp 120.000,00 dapat berapa mangkuk bakso? Coba hitung saja! Pasti aneh juga kalau dihitung dengan nilai uang sekarang dengan harga semangkuk bakso Rp 5.000,00. Maaf saya tidak jadi meminta anda menghitung nanti anda jadi orang ANEH juga. Karena saya takut terjadi hal aneh, uang itu saya tabungkan di kantor pos setelah sebagian untuk beli sepatu dan jam tangan. Ketika jam tangan saya pakai terasa makin aneh, gerakan tangan saya terasa agak kaku.

Lulus kelas tiga saya makin ANEH. Saya tidak ingin cepat jadi guru. Teman-teman langsung cari SD untuk wiyatabakti biar nanti diangkat jadi PNS. Saya malah tidak tertarik. Entahlah saya tambah aneh, ingin ikut tes perguruan tinggi ( orang aneh makin tak tahu diri, ingin sekolah tinggi, lagi ).

Dengan modal tabungan beasiswa plus nekat dan sifat anehnya itu saya ke Yogyakarta, ambil formulir pendaftaran di IKIP Negri Yoyakarta ( sekarang UNY ).

ANEHnya setelah saya cari di sana, ada tujuh orang yang dari SPGN Tegal, ikut seleksi masuk, dulu namanya perintis IV. ANEHnya dari tujuh orang hanya saya yang lulus/ diterima.

Setelah satu semester kuliah di IKIP Yogyakarta, saya teringat kartu monitor radio Anita. Saya buka kembali kartu monitor radio Anita yang saya simpan di dompet. Aneh! Buat apa kartu begitu disimpan? Aneh kartu itu saya baca lagi. Ternyata hal yang dulu saya protes karena data pekerjaan yang aneh, sekarang makin jadi tambah ANEH. Apa anehnya? Ternyata kata-kata Mas Yon, ( penyiar radio Anita saat itu ) dulu, menjadi kenyataan dan saya tak habis pikir. Hanya ANEH, sekali lagi ANEH.

Lalu keanehan apa lagi? Setelah sekian puluh tahun, saya jadi teringat kisah ini, anehnya saya ingin menulis menjadi sebuah catatan. Anehnya lagi saya cari kartu monitor itu. Sungguh Aneh, kartu itu sudah tidak ada lagi. Entah di mana? ANEH.

Terimakasih kalau anda terpaksa melanggar peringatan di awal tulisan ini, sekali lagi terimakasih banyaaaaaaaaaaaaaaaak. Doa saya semoga Anda tidak mengalami hal ANEH seperti saya. Smoga anda menjadi orang yang murah rizkinya, aamiin.

Mohon maaf sekali lagi kalau anda kecewa dengan tulisan ini, silakan anda tidak menjawab pertanyaan berikut! Tetapi bila tidak silakan dan kirim ke 081391899325 Insya Alloh saya balas.

Pertanyaan ( Akh! Ada-ada saja kaya anak sekolah ) :

1. Berapa kata aneh yang terdapat pada kisah Aneh tersebut?

2. Mohon anda tidak menghitung, barangkali jawaban anda tepat dengan hitungan saya.

3. Siapa yang aneh?

4. Apakah perlu di sini ada kisah aneh lagi? Jawab saja tidak.

17 Tanggapan

  1. mas zaenal angkatan thn brp di spg n tegal (kelahiran tahun brap?) skr tinggal dimana?
    saya skr dijakarta.
    tolong sms ke sini(02) 99590942
    thx

  2. judulnya kurang cocok lho maz. Gemana kalo diganti makhluk aneh aja. Namanya juga ganti aja jadi Zaenal Gantengin aja dari pada jelek.

  3. Tonggo Mas, Aku seneng Wong Balapulang Nunung Ariani. Bocahe ireng manis. Ora ayu tapi ngangeni. Sing paling ngangeni logat bahasane. Entah kenapa lihat Blog mas jadi ingat dia. Mungkin Tegal-nya itu ya.

  4. maszenal kiash anda hampir mirip kisah saya cuama saya skolah di tahun 1994-1997 yang dari sekoalh hampir 10 km naik sepada,kebetulan saya ama maszaenal tetengga kampung sy di wangandawa, saya skolah di STM Diamika tegal , jurusan bangunan gedung, cuma saya ga sampai kuliah, sekarang saya udah kerja di kota bekasi setelah berjuang kurang lebih 10 th jadi juga diangkat PNS di kota bekasi, insya allah tahun depan saya mau lanjutin kuliah, mohnonndoanya (arif_13pspp@yahoo.co.id

  5. Yang aneh sampeyan wong ga aneh dibilang aneh

  6. yang aneh yang ga aneh…….? maksud nya gs usah di pikirin yang aneh_aneh…..!

  7. Wach, pak crtny ada lucuny n ada tidakny,. Tp aneh jg, masa zaenal antingin, bagusan zaenal antiputus asa, jd kan bgs sesuai dgn perujuangang pak zaenal sampai skrg. Oh ya pak, maaf ya dah ksh komentar k pak zaenal, mungkin q kan krm email k pak zeanal,. Tp crt bkn asal usul sesuatu.. Sekali lagi Maaf ya pak

  8. pak saya mohon doakan agar anak2 kelas B lulus semua

    • ya, saya doakan semua semoga lulus semua dengan nialai memuaskan, khususnya bahasa indonesia rata-rata minimal 7,5 aamiin

  9. Memang bener” aneh……..

  10. pak guru gmna kbrya ? sya alumni smp n 2 kramat angkatn 2007/2008, pak klu bsa blog mlk bpa d tulskan artikel tentang semangat generasi muda tegal untuk mnjadikan kota tegal lebih maju, pak salam wat pak agus widianto dan guru yang lain.

    • terima kasih atas kunjungannya, mba yuli. kabar saya baik alhamdulillah. silakan kalau punya catatan tentang tegal kirim saja. salamnya nanti saya sampaikan kepada bapak guru yang lainnya.

  11. Mas Zaenal saya senang bisa baca tulisan Anda. Saya alumni SPGN Tegal tahun 1987. Saya juga salah satu pendengar radio Anita. Saya berharap teman-teman alumni SPGN Tegal bisa berkumpul kembali. Salam buat teman-teman alumni SPGN Tegal. Kapan ya akan ada REUNI AKBAR?

    • terimakasih atas kunjungannya, Mas Andy. semoga jadi ibadah. saya spg angkatan 1983, sekarang saya di tegal

  12. Selamat Siang Pak Zaenal…..
    saya murid bapak di SMP N 2 Kramat lulus tahun 1996. bapak masih ngajar di SMP 2 Kramat kan?
    saya lagi belajar nulis pak. semoga bapak berkenan untuk mengunjungi blog saya di kompasiana (www.kompasiana.com/adinesamson)
    terima kasih, semoga tambah sukses pak….:)

  13. selamat pak zaenal.blog bpk menggugah insfirasi wong tegal.saya drajat jomantara.kelahiran tegal.wong debong.sekarang di wonosobo.tapi activitas di jkt.selamat buat bpk zaenal.

    • makasih kang drajat atas kunjungannya, semoga sukss slalu banyak rejeki panjang umur. aja klalen karo tegal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: